KUNJUNGI PULA:    MALEO   GALLERY  

Friday, June 02, 2006

Mengintip Perilaku Bertelur Maleo

Konon, kabar yang tersebar luas di masyarakat - bahkan mungkin anda pun sudah mendengarnya - bahwa maleo pada saat setelah bertelur langsung 'semaput' . Hal ini kabarnya diakibatkan oleh telurnya yang 'luarbiasa' besar - bisa mencapai 5 kali lebih besar dari telur ayam kampung.

Namun bagaimana kejadian yang sebenarnya...?
Saya berkesempatan melihat hal yang unik ini dan pengalaman itu akan saya bagikan kepada anda.

Semoga sepenggal tulisan ini akan menambah wawasan anda tentang burung yang unik dan endemik Sulawesi (hanya dapat dijumpai di Sulawesi
Sejak bergabung dengan salah satu oraganisasi non-pemerintah (NGO) yang bergerak dibidang pelestarian satwa di Sulawesi, keinginan untuk membuktikan kebenaran cerita itu terus menghantui pikiran saya. Dan akhirnya kesempatan itupun tiba...
Saya bisa menyaksikan kejadian yang unik itu. Sungguh pengalaman yang LUARBIASA.

Di tempat pengintaian (yang hanya berukuran sekitar 1 x 1 m), saya duduk sendirian menanti kedatangan sang burung. Saya duduk disana sejak jam 5:30 wita. Dalam benak saya berpikir, bagaimana rupanya perilaku maleo saat bertelur? Benarkah semua cerita orang tentang kebiasaannya yang suka semaput setelah bertelur? hmmmm??? Dalam hati saya berdoa, "datanglah engkau burung maleo, tunjukkanlah kepadaku segala keunikanmu".).
Tak berapa lama kemudian, dari kejauhan terdengar suara burung maleo. Dan makin lama suaranya makin mendekat ke lokasi peneluran (kami biasa menyebutnya nesting ground). Setelah kurang lebih setengah jam prosesi sahut menyahut antara maleo jantan dan maleo betina berlangsung, tiba-tiba terdengar kepakan sayap burung besar mendekat dan bertengger tepat dicabang pohon dekat tempat pengintaian. "Ini pasti maleo", batin saya. Beberapa saat kemudian terdengar suara burung maleo jantan dari atas pohon tadi. Barangkali sang jantan sedang memberikan sinyal ke burung betina bahwa dia sudah dilokasi dan sedang memeriksa keadaan. Suara kepakan sayap terdengar lagi, dan ternyat seekor burung maleo mendarat di depan tempat pengintaian. Jaraknya kira-kira 15 m.

Mohon anda bersabar dulu, karena kisahnya akan saya lanjutkan kemudian...

3 Suara burung:

Anonymous si Coba said...

This comment has been removed by a blog administrator.

2:16 PM  
Anonymous Anonymous said...

saya menunggu tulisan berikutnya. kapan? kalau sudah ada, mohon diinformasikan ke tentangdunia at yahoo dot com. trims!

3:36 PM  
Anonymous dunia unik said...

smoga burung ini tetap lestari...

5:49 PM  

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home