KUNJUNGI PULA:    MALEO   GALLERY  

Wednesday, November 15, 2006

Gelatik jawa

Burung ini, sebenarnya bukanlah burung asli Sulawesi. Kemungkinan mereka diintroduksi (dibawa masuk) di Sulawesi dan juga di NTB.

Dari namanya, sudah pasti kita dapat menduga dari mana asalnya, Pulau Jawa. Memang benar, aslinya, jenis ini berasal dari pulau Jawa. Tapi ironis, mereka justru hampir punah di tanah aslinya. Penangkapan besar-besaran dengan maksud untuk diperdagangkan, mungkin menjadi penyebab utama menurunnya populasi mereka di Pulau Jawa.

Saat ini, status keterancaman Gelatik jawa dikategorikan dalam Vulnerable (Rentan). Anda bisa membaca informasi selengkapnya di sini. Dan barangkali karena alasan itulah, sebuah tim ekspedisi, saat ini sedang berupaya untuk mempelajari dan menguak bagaimana status mereka terkini.

Lantas, mengapa saya menulis tentang si Gelatik jawa ini? tidak lain karena mereka ternyata ada (berkeliaran) di sekitar rumah saya. Itupun saya tahu setelah istri saya memberitahukannya beberapa hari yang lalu (beruntunglah saya punya istri yang juga tertarik dengan dunia burung (ornithology)) . Dan karena itulah, hari ini, saya ingin sekali sekali untuk mendapatkan fotonya.

Beruntung. Pagi ini, empat individu terlihat sedang mencari makan di areal kosong di depan rumah. Sesekali mereka terbang ke jalan dan kemudian menghilang lagi dan berbaur bersama sekelompok Bondol rawa Lonchura malacca. Namun yang lebih beruntung lagi, saya berhasil mengabadikan mereka dengan kamera kesayangan saya.



Perjumpaan lainnya dengan si Gelatik jawa ini bisa Anda baca di sini.

Lewat postingan ini pula, saya ingan mengucapkan SELAMAT BERJUANG buat Tim Ekspedisi yang di komandani langsung olah Kang Iwan Londo. Sukses untuk Ekspedisinya.

6 Suara burung:

Anonymous Mbilung said...

Ayooo...ikut nyari. Apa saya mesti bilang Nick mau pinjam Iwan?

2:10 AM  
Anonymous tito said...

Sana cari sama Sir Mbilung. Selamatkan itu burung!

1:50 PM  
Blogger Iwan Hunowu said...

Kang Mbilung, seandainya bisa ya Kang?? betapa senengnya aku, bisa gabung mereka nyari trulek ama gelatik. "Ya Alloh, kabulkanlah permintaan hambaMu ini", Amin.

Pak dok, kapan nggambar burung lagi? belon moodkah? thanks yaa...

2:29 PM  
Blogger Sebuah Kebetulan Kosmik... said...

keren-keren liputannya...
saya juga nemuin jenis ini di gorontalo, tapi sekitar kota sih..
btw, pake kamera apa nih om? otus manadensis nya dapet dimana?

9:00 AM  
Anonymous jam tangan said...

memangnya harga pasaran burung gelatik berapa ya? sampai2 diburu dan hampir punah gitu

2:25 PM  
Anonymous Jam Tangan said...

Jam Replika
Jam Tangan Replika
Jam Tangan

10:21 AM  

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home